Preloader
Asian businessmen and businesswomen meeting brainstorming ideas about creative web design planning application and developing template layout for mobile phone project working together in small office.

Designing with Data: Bagaimana Kreativitas Berbasis Performa Memenangkan Hati Konsumen Indonesia

Pemasaran digital atau digital marketing menjadi salah satu strategi pemasaran yang semakin banyak diterapkan oleh berbagai brand di Indonesia. Hal ini membuat persaingan semakin sengit dalam merebut perhatian dari para target konsumen. Tantangan yang brand Anda hadapi tidak hanya terletak pada segi visual dari iklan yang ditampilkan, melainkan dari segi kreativitas yang membuat para calon konsumen menjadi lebih terikat. 

Di tengah pesatnya innovation in Southeast Asia creative industry, pendekatan yang kreatif dan berbasis kinerja menjadi semakin penting. Di sinilah performance creative menjadi solusi membuat brand Anda menjadi lebih standout dibandingkan merek lainnya. Apa itu performance creative dan bagaimana ia bisa memenangkan hati para konsumen Indonesia?

Apa Itu Performance Creative?

Performance creative adalah salah satu metode pendekatan dalam strategi digital marketing yang menggunakan kombinasi antara metrik kinerja dan data. Di dalam penerapannya, metode ini tidak hanya mementingkan aspek iklan visual yang menarik, namun juga meliputi rancangan aspek-aspek lainnya juga seperti copywriting beserta format pemasaran yang efektif untuk mendorong konsumen mengambil tindakan sesuai dengan tujuan dari pemasaran tersebut. 

Mengapa Pendekatan Pemasaran Creativity-based Performance Jadi Opsi Terbaik untuk Pasar Indonesia?

Bagi global brand yang hendak memasuki pasar Indonesia, mengadakan campaign pemasaran melalui pendekatan creativity-based performance bisa menjadi strategi yang tepat karena sesuai dengan keunikan karakteristik pasar lokal. Berikut adalah beberapa alasan lain yang membuat pendekatan ini patut Anda pertimbangkan:

1. Menawarkan Pendekatan yang Direct dan Minim Distraksi

Semakin maraknya penggunaan media sosial dan internet membuat masyarakat Indonesia dibanjiri oleh informasi setiap detik. Hal ini tak jarang mengakibatkan noise atau kebisingan yang membuat pesan dari brand tidak terserap dengan baik. Pendekatan pemasaran melalui strategi performance marketing bisa menembus kebisingan tersebut dan membantu memudahkan audiens untuk memahami pesan mengenai tujuan dan value dari brand dengan lebih jelas. Hal ini tentunya dapat membantu meningkatkan terjadinya proses konversi.

2. Sesuai dengan Perilaku Mobile-First di Kalangan Masyarakat

Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk yang sangat akrab dengan gawai. Melalui handphone, masyarakat Indonesia tidak hanya bisa menikmati berbagai bentuk hiburan audio visual, namun juga mendapatkan berbagai informasi. Brand bisa memanfaatkan pola kebiasaan masyarakat Indonesia ini dengan menerapkan strategi performance creative melalui konten-konten dan iklan yang mobile-friendly dan mudah dicerna. Pastikan juga situs Anda mampu memuat informasi dengan cepat saat diakses melalui perangkat HP untuk memaksimalkan pengalaman pengguna.

3. Dapat Memenuhi Ekspektasi Pendekatan yang Dipersonalisasi

Konsumen Indonesia tidak lagi mementingkan iklan yang hanya indah dipandang mata, namun juga relevan dengan kebutuhan mereka. Untuk memberikan iklan yang sesuai dengan kebutuhan target konsumen, Anda bisa membuat iklan yang dipersonalisasi menggunakan data konsumen. Penerapan performance creative ini menjadi salah satu solusi cepat untuk membangun kedekatan emosional dengan target konsumen.

4. Menawarkan Kemudahan Pengambilan Keputusan Berdasarkan Value

Masyarakat lokal di Indonesia juga semakin banyak yang bergeser menjadi value-based consumers, atau konsumen yang mementingkan nilai atau value. Untuk mendekati tipe konsumen ini, Anda bisa menggunakan pendekatan performance creative di dalam pembuatan iklan dengan menyoroti nilai dan manfaat yang ditawarkan produk atau layanan dari brand. Dengan demikian, calon konsumen pun bisa mengambil keputusan untuk membeli atau menggunakan jasa yang Anda tawarkan dengan percaya diri yang sesuai dengan value dan kebutuhan mereka.  

5. Menghadirkan Konten Menarik yang Mudah Diviralkan

Penggunaan media sosial yang semakin marak juga mendorong mudahnya suatu topik atau konten menjadi viral. Konten yang viral tersebut dianggap tidak hanya menghibur, namun juga memiliki value yang shareable di mata audiens. Melalui pendekatan performance marketing, Anda bisa membuat berbagai konten yang menarik, engaging, dan membuatnya sangat penting untuk dibagikan oleh netizen. Hal ini tidak hanya dapat membantu meningkatkan engagement, namun juga membantu menjangkau jangkauan campaign yang lebih luas secara organik.

Cara Mengoptimalkan Strategi Performance Creative

Penerapan pendekatan performance creative yang tepat bisa membantu meningkatkan konversi, memperluas jangkauan campaign, dan bahkan membantu brand mencapai target penjualan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa brand lakukan untuk memaksimalkan performa strategi pemasaran ini:

1. Menggunakan Data-driven Insights

Data-driven insights merupakan sumber daya yang sangat berharga dan dibutuhkan brand dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif. Data ini juga sangat dibutuhkan untuk menerapkan strategi performance creative. Salah satunya adalah dengan menganaisis data perilaku konsumen saat mereka berinteraksi dengan iklan, website resmi, maupun media sosial. 

Selain itu, Anda juga bisa merancang materi iklan yang menarik dengan menganalisis dan mengikuti tren-tren yang sedang viral di platform media sosial. Pendekatan ini sejalan dengan future trends in creative marketing, di mana kreativitas dan personalisasi berbasis data menjadi kunci utama dalam menarik perhatian audiens. Membuat iklan yang mengangkat kebudayaan daerah lokal juga bisa menjadi cara untuk membuat audiens tertarik untuk menyimak iklan dari brand tersebut. Data driven insights juga akan sangat bermanfaat untuk membantu Anda dalam mengidentifikasi dan mengatasi titik friksi konversi, atau hambatan yang mengakibatkan perjalanan konsumen dalam melakukan konversi menjadi terhalang.

2. Menerapkan Rapid A/B Testing & Iterasi

Setelah peluncuran iklan yang dirancang menggunakan pendekatan performance creative, tak lantas tugas Anda selesai. Karena, Anda masih tetap harus menjalankan rangkaian pengujian rapid A/B testing dan menerapkan penyesuaian apabila dibutuhkan. Beberapa tahap pengujian yang harus brand jalankan antara lain:

  • Pengujian elemen makro & mikro: Di dalam tahap ini, brand melakukan pengujian terhadap elemen mikro yang meliputi CTA, headline, dan warna dari buttons pada website atau konten. Selain itu, pengujian juga diterapkan pada elemen-elemen makro seperti konsep visual dan format iklan. 
  • Pengujian tersegmentasi: Uji A/B testing juga dilakukan pada berbagai segmen audiens yang berbeda-beda. Hal ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat untuk masing-masing golongan.
  • Penerapan Siklus Cepat: Untuk mendapatkan hasil testing yang optimal, semua langkah pengujian dan analisis hasil sebaiknya dilakukan seefektif mungkin yang kemudian difollow up secara tepat dan tepat, serta berkelanjutan.

3.  Fokus untuk Meningkatkan Konversi 

Dalam menerapkan pendekatan performance creative, semua elemen yang ada di dalamnya harus difokuskan dengan tujuan untuk meningkatkan konversi. Salah satunya adalah dengan menentukan pesan dan CTA yang jelas dan mengeleminasi elemen-elemen yang dirasa mengganggu penyampaian pesan inti. 

Selain itu, brand juga wajib melakukan optimasi pada perangkat, termasuk elemen-elemen di dalamnya seperti landing page dan konten iklan agar bisa ditampilkan dengan cepat dan utuh pada berbagai perangkat. Anda juga bisa menampilkan berbagai penawaran terbatas untuk membangun urgensi dan membuat konsumen segera melakukan konversi, maupun membangun kepercayaan dengan menampilkan ulasan dan testimoni dari pelanggan yang sudah pernah menggunakan layanan atau membeli produk dari brand Anda.

4. Tetapkan KPI

KPI atau Key Performance Indicator adalah metrik yang harus ada sebelum Anda menerapkan campaign kreatif berbasis performa. Metrik-metrik seperti CPA (Cost Per Acquisition), ROAS (Return on Ad Spend), CTR (Click-Through Rate), dan tingkat konversi akan membantu Anda menilai efektivitas dan keberhasilan dari campaign yang dijalankan sekaligus aspek-aspek apa saja yang memerlukan perbaikan. 

5. Gunakan Analytical Tools

Untuk memudahkan Anda dalam mengumpulkan dan menganalisis performa campaign, ada beberapa tools yang bisa digunakan. Beberapa memang mewajibkan Anda untuk membayar sejumlah biaya untuk mengakses fitur-fitur premium yang ada di dalamnya. Namun, ada juga tools yang tersedia secara gratis. Beberapa analytical tools yang bisa Anda manfaatkan antara lain:

    • Google ads
    • Media sosial
    • SEO tracking tools, dan 
  • Google Analytics

6. Pantau Performa secara Berkala & Lakukan Penyesuaian

Performance creative merupakan pendekatan pemasaran yang bersifat dinamis. Artinya, brand harus secara proaktif melakukan pemantauan performa campaign secara berkala dan menerapkan penyesuaian yang dibutuhkan sesuai dengan insights yang diperoleh. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas campaign demi memenuhi target konversi atau target campaign yang sudah ditentukan.

Kesimpulan

Performance creative menjadi salah satu strategi pemasaran terbaik yang dapat membantu meminimalisir noise dan membuat brand Anda terlihat lebih menonjol dan mudah diingat konsumen di Indonesia. Untuk mengoptimalkan strategi ini, bekerjasamalah dengan agensi digital berpengalaman yaitu IDEOWORKS. Tim ahli di dalam agensi IDEOWORKS memiliki skill sets dan tools canggih yang dapat mempermudah penyusunan hingga eksekusi strategi dan meraih hasil yang lebih maksimal. Hubungi kontak yang tertera dan mulai perjalanan bisnis digital Anda di Indonesia bersama IDEOWORKS.

Tags

Further Reading: