{"id":17281,"date":"2025-04-22T15:00:32","date_gmt":"2025-04-22T08:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?p=17281"},"modified":"2025-10-01T08:22:15","modified_gmt":"2025-10-01T01:22:15","slug":"alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/","title":{"rendered":"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi penurunan ekonomi kini memaksa bisnis untuk memangkas biaya termasuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tampaknya langkah ini terlihat tepat, karena jika penjualan menjadi sangat tidak pasti, untuk apa terus mengeluarkan biaya besar untuk promosi?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, justru akan bisa mendapatkan hasil penjualan yang jauh lebih baik daripada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">yang memangkas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mereka. Mengapa?<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Alasan Memangkas Biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Berdampak Negatif<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memangkas biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bisa jadi menghemat biaya untuk jangka pendek, namun sebenarnya berdampak buruk untuk jangka panjang, berikut alasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>Menghilangkan Visibilitas <\/b><b><i>Brand<\/i><\/b><b> di Pasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak lagi fokus pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, maka visibilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga ikut menurun. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak lagi dapat \u00e2\u20ac\u0153terlihat\u00e2\u20ac\u009d karena tidak bisa muncul ke permukaan. Konsumen pun beralih ke kompetitor yang dirasa tetap bisa memberikan produk dan layanan yang dibutuhkan, sekaligus dapat mempertahankan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Banyak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">consumer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tidak berhenti membeli, hanya saja, mereka beralih ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dirasa cocok saat terjadi resesi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Biaya untuk <\/b><b><i>Rebuilding Brand<\/i><\/b><b> Akan Melonjak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah visibilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menurun dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">tak \u00e2\u20ac\u0153terlihat\u00e2\u20ac\u009d lagi, maka mau tidak mau, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus menarik kembali konsumen yang sudah terlanjur beralih ke kompetitor. Untuk itu, mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">consumer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kembali setelah masa resesi, membutuhkan biaya yang tinggi. Membangun kembali kepercayaan konsumen serta mengupayakan agar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kembali dikenal, membutuhkan upaya lebih besar, daripada mempertahankan reputasi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">itu sendiri.<\/span><\/p>\n<h3><b>Sulit Mengembalikan <\/b><b><i>Brand<\/i><\/b><b> ke Kondisi Semula<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap aktif pada masa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downturn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, akan lebih kuat saat harus memulihkan kondisi setelah terjadi penurunan ekonomi. Maka dari itu, mereka tidak akan menghadapi kesulitan yang terlalu berat. Namun, berbeda dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang benar-benar berhenti menjalankan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan selayaknya. Saat harus bangkit kembali maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut akan mengalami kesulitan yang lebih berat, jika sebelumnya mereka menghentikan aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Mengapa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Tinggi Justru Kuat Bertahan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbagai riset menunjukkan bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap berjalan secara optimal pada masa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downturn, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga akan terus bertahan bahkan semakin kuat, karena:<\/span><\/p>\n<h3><b>Peningkatan Pangsa Pasar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil penelitian yang diterbitkan di Research in International Business and Finance (2024) menunjukkan bahwa perusahaan yang tetap mengeluarkan biaya dan investasi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selama kondisi ekonomi sedang menurun, seringkali dapat menjangkau pangsa pasar yang kuat, bahkan di saat terjadi resesi. Alasannya, karena para kompetitor memangkas biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mereka, sehingga menciptakan peluang dan kesempatan bagi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap bertahan, dan mereka pun dapat meningkatkan minat dan loyalitas konsumen.<\/span><\/p>\n<h3><b>Penjualan Kembali Normal dengan Cepat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan penelitian dari MarketingProfs, terbukti bahwa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">-brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap mempertahankan biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mereka selama kondisi ekonomi sedang menurun, akan dapat mengembalikan kondisi penjualan mereka, saat perekonomian kembali normal. Hal ini karena mereka menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terus diingat oleh konsumen saat terjadi resesi, di mana para kompetitor banyak yang memilih mengurangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kepercayaan Pelanggan Semakin Kuat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Matter Now, 60%<\/span> <i><span style=\"font-weight: 400;\">consumer<\/span><\/i> <span style=\"font-weight: 400;\">membeli produk dan layanan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mereka percaya, di mana kepercayaan tersebut dibangun berdasarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang konsisten, bahkan di masa-masa perekonomian sedang menurun. Maka dari itu, menurunkan aktivitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">justru dapat melemahkan hubungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan konsumen, sehingga akan menjadi lebih sulit untuk mendapatkan kembali kepercayaan konsumen tersebut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Balik Modal Biaya Iklan Jadi Meningkat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena semakin sedikit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang memasarkan produk dan layanannya, maka biaya iklan juga jadi menurun. Menurut Andy Stalman, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">branding expert <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, resesi membuka peluang di pangsa pasar untuk beriklan, menawarkan visibilitas yang lebih baik dengan biaya yang lebih rendah. Maka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap beriklan dengan biaya optimal, juga akan mendapatkan balik modal sebagaimana mestinya. Balik modal iklan menjadi lebih tinggi, karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kompetitor yang menurun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, seperti apa strategi yang tepat untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">saat kondisi perekonomian sedang lesu? Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Cara Strategi Meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Downturn<\/span><\/i><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kuncinya adalah tetap mengeluarkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan biaya investasi untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">secara tepat. Tak perlu mengeluarkan biaya besar-besaran, namun, pastikan tetap fokus pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dapat memberikan hasil penjualan tepat sasaran, sehingga menghasilkan balik modal yang tinggi. Ada beberapa strategi yang efektif untuk diterapkan, di antaranya:<\/span><\/p>\n<h3><b>Upaya Membangun <\/b><b><i>Branding<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Konsumen akan dapat mengingat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap eksis di masa-masa ekonomi sedang menurun. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tetap memasarkan produk dan layanan, serta berjualan dengan upaya optimal, menjadikan visibilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut tetap tinggi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tetap dikenal. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat memanfaatkan media seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">public relation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> melalui media sosial untuk membangun kepercayaan dan mempertahankan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engagement <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan konsumen.<\/span><\/p>\n<h3><b>Membuat <\/b><b><i>Campaign Customer Retention<\/i><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat penting untuk tidak melupakan konsumen yang telah menjadi pelanggan setia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Untuk itu, tetaplah memaksimalkan pemasaran dengan tujuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer retention<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat mengoptimalkan email <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">loyalty, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sehingga membuat konsumen pelanggan tetap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">engaged <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Secara keseluruhan, biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk mempertahankan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lama tersebut lebih rendah, jika dibandingkan dengan biaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">baru.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menerapkan <\/b><b><i>Content Marketing<\/i><\/b><b> dan SEO<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trafik organik selalu menjadi strategi yang tepat untuk jangka panjang, dengan biaya yang efektif dan efisien. Maka, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dapat berinvestasi melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">content marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan SEO untuk terus meningkatkan dan mempertahankan trafik organik pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">social media <\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Khususnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">website <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang dioptimalkan dengan baik akan terus mendatangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">leads, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bahkan dengan pengurangan biaya untuk iklan berbayar.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Kesimpulan<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memangkas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">budget <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pemasaran saat ekonomi menurun mungkin tampak menguntungkan dalam jangka pendek. Namun, langkah ini dapat menurunkan visibilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan melemahkan loyalitas konsumen. Sebaliknya, mempertahankan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tepat dan efisien justru dapat memperkuat posisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di pasar serta mempercepat pemulihan setelah krisis ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buat strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang tepat untuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Anda saat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">downturn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. IDEOWORKS, sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital marketing agency<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400;\">,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> siap menemani Anda merancang strategi terbaik yang dapat meningkatkan visibilitas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, sekaligus mengoptimalkan penjualan. Hubungi IDEOWORKS sekarang untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi penurunan ekonomi kini memaksa bisnis untuk memangkas biaya termasuk budget untuk marketing. Tampaknya langkah ini terlihat tepat, karena jika penjualan menjadi sangat tidak pasti, untuk apa terus mengeluarkan biaya besar untuk promosi? Meski demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa brand yang tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan biaya marketing, justru akan bisa mendapatkan hasil penjualan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":123471,"featured_media":17295,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[826],"tags":[],"class_list":["post-17281","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-research"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IDEOWORKS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-22T08:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-01T01:22:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1709\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Kayla\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Kayla\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\"},\"author\":{\"name\":\"Kayla\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/4899a927e63e0d66a1d523cc308358d4\"},\"headline\":\"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand\",\"datePublished\":\"2025-04-22T08:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T01:22:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\"},\"wordCount\":912,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg\",\"articleSection\":[\"Research\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\",\"name\":\"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-22T08:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T01:22:15+00:00\",\"description\":\"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1709,\"caption\":\"American dollars on business graphs with pen and calculator\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/\",\"name\":\"IDEOWORKS\",\"description\":\"Make Idea Works\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\",\"name\":\"IDEOWORKS\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg\",\"width\":582,\"height\":70,\"caption\":\"IDEOWORKS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/4899a927e63e0d66a1d523cc308358d4\",\"name\":\"Kayla\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f9984ad5247617c5235a0b3b0501940c?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f9984ad5247617c5235a0b3b0501940c?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Kayla\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/ideoworks.id\"]}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS","description":"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS","og_description":"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.","og_url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/","og_site_name":"IDEOWORKS","article_published_time":"2025-04-22T08:00:32+00:00","article_modified_time":"2025-10-01T01:22:15+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1709,"url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Kayla","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Kayla","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/"},"author":{"name":"Kayla","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/4899a927e63e0d66a1d523cc308358d4"},"headline":"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand","datePublished":"2025-04-22T08:00:32+00:00","dateModified":"2025-10-01T01:22:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/"},"wordCount":912,"publisher":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg","articleSection":["Research"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/","name":"Alasan Memangkas Biaya Marketing Saat Kondisi Ekonomi Menurun, Justru Berdampak Buruk pada Brand - IDEOWORKS","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg","datePublished":"2025-04-22T08:00:32+00:00","dateModified":"2025-10-01T01:22:15+00:00","description":"Mengapa brand sebaiknya tidak memangkas biaya marketing meskipun kondisi ekonomi sedang menurun? Cari tahu alasannya di sini.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/alasan-memangkas-biaya-marketing-saat-kondisi-ekonomi-menurun-justru-berdampak-buruk-pada-brand\/#primaryimage","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/marketing-cost--scaled.jpg","width":2560,"height":1709,"caption":"American dollars on business graphs with pen and calculator"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/","name":"IDEOWORKS","description":"Make Idea Works","publisher":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization","name":"IDEOWORKS","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg","contentUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg","width":582,"height":70,"caption":"IDEOWORKS"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/4899a927e63e0d66a1d523cc308358d4","name":"Kayla","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f9984ad5247617c5235a0b3b0501940c?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f9984ad5247617c5235a0b3b0501940c?s=96&d=mm&r=g","caption":"Kayla"},"sameAs":["http:\/\/ideoworks.id"]}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/123471"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17281"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17282,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17281\/revisions\/17282"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17295"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}