{"id":8148,"date":"2023-07-17T15:10:37","date_gmt":"2023-07-17T08:10:37","guid":{"rendered":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?p=8148"},"modified":"2025-10-01T08:25:03","modified_gmt":"2025-10-01T01:25:03","slug":"serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/","title":{"rendered":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berkembangnya teknologi media sosial dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kini Anda sudah sering mendengar istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Influencer Marketing Hub<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, sudah ada 9.600 perusahaan yang menawarkan jasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing di seluruh dunia pada tahun 2023. Lalu, hampir <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">16%<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> pelaku usaha <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di Indonesia berperan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, keduanya sering kali dianggap sama oleh banyak orang, tapi sebenarnya tidak demikian. Memangnya, apa saja perbedaan antara jasa<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> affiliate marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan reseller? Anda bisa menyimak jawabannya di sini.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Strategi Affiliate Marketing?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada dasarnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah strategi yang digunakan sebuah bisnis untuk meningkatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">exposure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">serta keuntungan mereka. Dalam taktik ini, perusahaan akan merekrut sejumlah orang yang aktif di media sosial, memiliki sejumlah pengikut, dan telah memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">personal branding <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk mempromosikan produk atau jasa mereka.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai bentuk apresiasi atas upaya promosi tersebut, para peserta dari program strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan menerima sejumlah komisi untuk setiap pembelian melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">khusus mereka. Anda bisa melihat contoh penerapannya dari jasa OTA seperti Traveloka dan Tiket.com, layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">seperti Shopee dan Lazada, serta produk digital dari Google dan Microsoft.<\/span><\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Reseller?<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai namanya, pemilik usaha yang mendaftar sebagai seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan menjual kembali produk atau jasa dari pemilik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">utama kepada pelanggan mereka sendiri. Pada umumnya, peserta program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari sebuah perusahaan akan memperoleh akses barang dengan harga diskon, lalu mereka bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, sama seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mereka akan mendapatkan uang komisi untuk setiap transaksi yang berhasil diselesaikan.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, ada banyak sektor bisnis di Indonesia yang sudah menawarkan program <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">untuk membantu perkembangan usaha mikro. Beberapa di antaranya adalah industri kecantikan (PT Paragon Tech &amp; Innovation, Azarine Cosmetics, dan Somethinc), teknologi (Asus dan Lenovo), serta peralatan rumah tangga berbahan plastik (Technoplast).<\/span><\/p>\n<h2><strong>Tujuan Affiliate Marketing dan Reseller<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">serupa tak sama, keduanya masih memiliki tujuan yang sama. Pemasaran melalui kerja sama dengan afiliator maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertujuan untuk meningkatkan jangkauan produk ke daerah dan segmen pasar yang lebih luas melalui perantara distributor.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, hal ini bisa meningkatkan penjualan dan keuntungan untuk produk serta jasa yang ditawarkan sebuah bisnis. Apalagi, data dari Zippia menunjukkan bahwa nilai dari pasar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">secara global sudah mencapai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">12 miliar dolar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h2><strong>5 Perbedaan Jasa Affiliate Marketing dan Reseller<\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jasa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memang memiliki tujuan akhir yang tidak berbeda jauh dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Meski demikian, keduanya tetap berbeda karena alasan berikut:<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">1. Strategi yang digunakan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu perbedaan yang paling utama dari pemasaran melalui hubungan afiliasi dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resale <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah strateginya. Elemen utama strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">melibatkan penjualan produk di tempat yang lebih beragam, dan tidak hanya terbatas pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">channel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">utama sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Maka dari itu, program ini lebih menyasar pengusaha kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, afiliator dalam program khusus sebuah bisnis hanya akan mempromosikan dan mengajak pengguna lain untuk mencoba sebuah produk melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">link\/referral code <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang mereka dapatkan. Jadi, target demografinya pun lebih luas karena siapa pun yang punya media sosial bisa berpartisipasi.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">2. Syarat ketersediaan produk<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya dari strategi yang digunakan, strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">resale <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan afiliasi memiliki perbedaan mendasar dari segi apakah pesertanya harus memiliki produk sebuah perusahaan. Untuk menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda perlu membeli sejumlah produk dan layanan dari bisnis tertentu supaya bisa dijual kembali dari stok toko Anda. Namun, dengan bergabung sebagai afiliator, Anda sama sekali tidak perlu menyediakan stok produk atau jasa dari perusahaan yang ingin dipromosikan.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">3. Besaran keuntungan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain syarat kepemilikan produk dan strateginya, keuntungan yang bisa diperoleh dengan menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau afiliator juga berbeda. Sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Anda memiliki lebih dari satu sumber pemasukan: selisih antara harga beli dan jual produk, serta komisi penjualan sesuai dengan kontrak bersama perusahaan pemegang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">brand <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">utama.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, untuk peserta program pemasaran melalui afiliator, Anda hanya bisa memperoleh pemasukan dari biaya komisi. Untuk mendapatkannya pun, Anda harus memastikan bahwa pengguna yang berinteraksi dengan Anda memang sudah mengklik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">afiliasi Anda.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">4. Tugas yang dijalankan<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhananya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">memiliki tugas yang sama seperti pemilik toko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">online <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di layanan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">e-commerce <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada umumnya, sedangkan afiliator tidak. Seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harus mengemas produk yang dipesan oleh seorang pelanggan secara langsung dari stok mereka, dan mereka juga harus mengirimkannya melalui jasa logistik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sisi lain, afiliator hanya bertugas untuk memastikan bahwa pengguna yang berinteraksi dengan mereka mengetahui kegunaan dan manfaat sebuah produk secara mendalam. Dengan demikian, pengguna tersebut akan lebih tertarik untuk melakukan pembelian melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">link <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">afiliasi khusus.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400;\">5. Tantangan yang dihadapi<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tugas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan afiliator tentunya memiliki tantangan tersendiri. Karena seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bertanggung jawab atas kondisi dan ketersediaan produk hingga tiba di alamat pembeli, mereka perlu menyediakan gudang, memberikan bantuan kepada pelanggan yang mengalami masalah tertentu, dan bahkan mengurusi proses pengembalian dana. Selain itu, mereka juga harus bisa menentukan harga yang paling bersaing dengan kompetitor lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, bagaimana dengan afiliator? Mereka memang tidak perlu melakukan semua tugas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang sudah disebutkan, tetapi mereka perlu menciptakan strategi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang lebih mantap agar bisa mendorong <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">traffic <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">serta penjualan. Sama seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mereka juga perlu bersaing dengan banyak orang yang bergabung sebagai afiliator, terlebih dengan proses seleksi yang lebih mudah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu dia sejumlah perbedaan antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">affiliate marketing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">reseller<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Meskipun tujuan akhirnya sama, keduanya tetap berbeda dari segi strategi, sumber pemasukan, tugas, serta syarat dan ketentuan untuk memulainya.\u00c2\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda ingin menerapkan salah satu atau keduanya, Anda bisa mengandalkan bantuan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">digital marketing agency <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang terpercaya, misalnya IDEOWORKS. Sebab, IDEOWORKS bisa memberikan solusi pemasaran afiliasi yang menyeluruh dan efektif agar bisnis Anda semakin kompetitif. Penasaran? Cobalah konsultasikan ide kreatif Anda bersama <\/span><a href=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">IDEOWORKS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dengan berkembangnya teknologi media sosial dan e-commerce, kini Anda sudah sering mendengar istilah affiliate marketing dan reseller. Menurut Influencer Marketing Hub, sudah ada 9.600 perusahaan yang menawarkan jasa affiliate marketing di seluruh dunia pada tahun 2023. Lalu, hampir 16% pelaku usaha e-commerce di Indonesia berperan sebagai reseller.\u00c2\u00a0 Maka dari itu, keduanya sering kali dianggap sama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8151,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[830],"tags":[373],"class_list":["post-8148","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-social-media","tag-affiliate-marketing"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"IDEOWORKS\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-07-17T08:10:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-01T01:25:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/cf8bdd11f8f23713b384525c18d4cfb7\"},\"headline\":\"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?\",\"datePublished\":\"2023-07-17T08:10:37+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T01:25:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\"},\"wordCount\":898,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"affiliate marketing\"],\"articleSection\":[\"Social Media\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\",\"name\":\"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2023-07-17T08:10:37+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-01T01:25:03+00:00\",\"description\":\"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/\",\"name\":\"IDEOWORKS\",\"description\":\"Make Idea Works\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization\",\"name\":\"IDEOWORKS\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg\",\"width\":582,\"height\":70,\"caption\":\"IDEOWORKS\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/cf8bdd11f8f23713b384525c18d4cfb7\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4f6ef60983f6952f9eda49a4cb472b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4f6ef60983f6952f9eda49a4cb472b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?","description":"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?","og_description":"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar","og_url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/","og_site_name":"IDEOWORKS","article_published_time":"2023-07-17T08:10:37+00:00","article_modified_time":"2025-10-01T01:25:03+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/cf8bdd11f8f23713b384525c18d4cfb7"},"headline":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?","datePublished":"2023-07-17T08:10:37+00:00","dateModified":"2025-10-01T01:25:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/"},"wordCount":898,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg","keywords":["affiliate marketing"],"articleSection":["Social Media"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/","name":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2023-07-17T08:10:37+00:00","dateModified":"2025-10-01T01:25:03+00:00","description":"Banyak yang salah kaprah bahwa affiliate marketing sama dengan reseller. Meskipun hampir serupa, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/serupa-tapi-tak-sama-apa-beda-reseller-vs-affiliate-marketing\/#primaryimage","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/sticker-mule-3IkH9VN3QT8-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Serupa Tak Sama, Apa Beda Reseller vs Affiliate Marketing?"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#website","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/","name":"IDEOWORKS","description":"Make Idea Works","publisher":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#organization","name":"IDEOWORKS","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg","contentUrl":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-IDEOWORKS-white.svg","width":582,"height":70,"caption":"IDEOWORKS"},"image":{"@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/cf8bdd11f8f23713b384525c18d4cfb7","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4f6ef60983f6952f9eda49a4cb472b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d4f6ef60983f6952f9eda49a4cb472b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"}}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8148","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8148"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8148\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8153,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8148\/revisions\/8153"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8151"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8148"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8148"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ideoworks.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8148"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}