Preloader
Yuk, Kenalan Dengan Share of Voice dan Manfaatnya Bagi Marketing Bisnis

Yuk, Kenalan Dengan Share of Voice dan Manfaatnya Bagi Marketing Bisnis

Istilah persaingan bisnis sejak era tradisional yang kamu ketahui saat ini tentu tak pernah berbeda. Hanya saja cara brand marketing harus dapat menganalisa (analyzing) persaingan bisnis dengan strategi yang kompeten. Dengan mengenali share of voice, pebisnis atau marketer dapat memperluas jangkauan para pelanggan. Ada banyak matriks dan parameter yang biasanya digunakan untuk mengukur efektivitas marketing yang bisnis terapkan. Selain itu, share of voice in marketing cukup baik untuk digunakan sebagai reporting. Sebelum lebih lanjut, lebih baik kamu memahami secara luas tentang share of voice terhadap bisnis dengan segudang manfaat yang terkandung di artikel ini.

Kenapa Share of Voice?

Share of voice dikenal sebagai strategi atau teknik mengukur eksposur brand di social media bisnis (share of voice media). Pengertian ini berdasarkan percakapan atau interaksi yang terjadi di berbagai kanal atau platform. Percakapan ini berarti perbincangan person to person dengan semua informasi yang dapat dikomunikasikan melalui berbagai kanal, seperti situs portal berita, blog, forum, hingga social media. Biasanya, pengukuran share of voice tampil dalam bentuk persentase yang banyak disebut brand dalam sebuah industri pembanding kompetitornya.

Menurut Sprout Social, share of voice bisa juga disebut sebagai taksiran visibilitas dan dominasi brand dibanding usaha sebelumnya yang serupa.

Hal ini bisa dianalogikan sebagai persentase share of voice yang besar dapat meningkatkan popularitas atau brand awareness bisnismu. Tentunya dengan mendapatkan lebih banyak pelanggan dan konsumen potensial yang bisa dikonversi secara langsung.

Share of Voice dikenal sejak marketing tradisional?

Secara global, share of voice in marketing ternyata penerapannya sudah cukup lama sebagai teknik marketing konvensional atau tradisional. Bagaimana caranya? Share of voice dahulu dapat dipahami oleh masyarakat sebagai pertanda seberapa banyak (analyzing) advertising (ads) yang dilakukan oleh pebisnis dibandingkan penggunaan advertising yang dilakukan oleh pelaku lain di industri yang sama.

Bagaimana dengan era digital marketing?

Meski bukan hal baru di industri pemasaran, share of voice in marketing di era modern ini tentu memiliki skema yang berbeda dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi yang pesat, sehingga membuat berbagai platform marketing yang memukinkan pebisnis/marketer melakukan promosi. Dengan kata lain, share of voice in marketing sebenarnya masih berkaitan dengan brand awareness yang diterapkan, jangkauan promosi advertising, PPC (Pay Per Click), hingga traffic website.

Manfaat Share of Voice Bagi Bisnis

Setelah mengetahui dan mengenal secara luas share of voice in marketing bisnis. Berikutnya kamu ketahui manfaat untuk popularitas produk, layanan, maupun brand kamu di pasar. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui posisi bisnis di industri tersebut, sekaligus menjadi jembatan untuk menciptakan strategi yang tepat dalam hal promosi.

Selain itu, efektivitas share of voice in marketing brand mengetahui keunggulan dan kelemahan produk atau layanan kamu dibanding kompetitor, dan seberapa tepat keberhasilan brand yang kamu ciptakan memikat hati pelanggan potensial. Dari sini bisa diambil langkah berikut untuk menjangkau lebih luas market dan area pemasaran.

Kok bisa se-detail itu? Karena manfaat yang dihasilkan share of voice in marketing brand bisnis cukup populer. Berikut ulasannya.

Share of Voice sebagai Target Market

Menunjukkan efektivitas promosi bisnis tentu bukan hal yang sulit dilakukan oleh marketer dengan teknik share of voice. Selain dapat menunjukkan kepada pebisnis atau marketer strategi media campaign efektif, insight yang kamu lakukan dengan analyzing share of voice in marketing akan membuat langkah bisnis semakin tepat sasaran. Langkah yang akan membuat marketer bisa mengambil keputusan dalam menentukan engagement plan, brand voice, membangun ketertarikan terhadap produk atau layanan, hingga memberikan pengaruh positif terhadap proses pembuatan konten sesuai target market bisnis.

Menemukan Informasi Detail Brand Lebih Baik dibandingkan Kompetitor

Manfaat selanjutnya adalah melakukan analyzing dengan mengenali secara lengkap hasil share of voice yang dapat membantu marketer mendapatkan lebih banyak informasi terkait produk, layanan, bahkan brand bisnis. Untuk itu, sangat disarankan bagi kamu melakukan penelusuran terkait data yang sebelumnya didapatkan melalui share of media (media online), baik itu website, blog, social media, maupun platform situs berita.

Informasi yang dapat kamu kumpulkan, digunakan sebagai alternatif perbaikan yang diperlukan, seperti peningkatan kualitas produk dan layanan, atau bisa menjadi inspirasi atau inovasi terhadap penciptaan produk baru. Dari hasil ini, diyakini produk bisnis kamu akan jauh lebih baik dibandingkan dengan kompetitor.

Keberhasilan Brand Awareness dengan Lebih Banyak Insight

Sudah jelas sekali penjelasan mengenai share of voice in marketing dengan keberhasilan brand bisnis sebelumnya. Dimana erat hubungannya share of voice dengan keberhasilan marketer membangun brand awareness dengan mengenalkan produk ke publik secara masif. Namun, ada berapa banyak pengguna yang dapat menggunakan produknya? Ini diketahui oleh seberapa sering mereka membicarakan brand kamu secara online atau offline. Bahkan, untuk mengetahui keberhasilan atau tidaknya campaign tersebut, dengan analyzing share of voice, kamu dapat memproyeksikan promosi dan penciptaan konversi lebih baik.

Bagaimana cara mengetahui insight?

Dari upaya mengetahui share of voice ini, kamu bukan hanya berhasil menciptakan brand awareness, tetapi juga lebih banyak insight dalam campaign promosi. Berikut detail insight campaign promosi yang kamu dapatkan;

  • Tingkat keberhasilan interaksi dan engagement
  • Usia dan demografi pelanggan potensial
  • Platform social media yang paling banyak digunakan
  • Spesifikasi lokasi pengguna

Bagaimana cara mengukur share of voice?

Tentu bukan hal yang sulit untuk menemukan atau mengukur kapasitas share of voice in marketing brand bisnis yang digunakan. Dimana kamu dapat membagi matrik target yang dapat mewakili brand bisnis dengan total produk di pasar industri tersebut. Berikut formula untuk menghitung share of voice brand kamu.

Sebagai contoh, bila branded hashtag muncul sebanyak 40 kali dibandingkan dengan 50 kali untuk total pasar, maka kamu memastikan 80% share of voice. Angka ini yang menjadikan posisi bisnis kamu sebagai pemimpin di industri.

Sedangkan, metrik yang dapat digunakan untuk mengukur share of voice berdasarkan kategori, yaitu Hahstag, Mentions, Revenue, Reach, Keyword PPC, Impressions, dan Keyword organik.

Setelah mengukur share of voice brand bisnis, jangan berhenti melakukan campaign promosi. Karena, industri digital marketing sangat ketat dan cepat untuk mengubah suatu perhatian konsumen. Terus menghasilkan kreativitas marketing campaign berdasarkan data share of voice. Monitoring atau analyzing share of voice yang dihasilkan dari setiap program yang kamu buat. Semoga berhasil!

Let’s talk about your brand